Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

k a m u - 4

#4 Ingatkah kamu, suatu hari dulu sekali aku pernah berkata bahwa kamu adalah sahabat terbaikku? Sejujurnya, aku juga tidak tahu apakah kamu menganggapku sama seperti sebagaimana aku menganggapmu. Aku menyadari bahwa dulu aku memang seegois itu. Aku memaksakan kehadiranku kepadamu yang mungkin sama sekali tidak menginginkan keberadaanku dalam kehidupanmu. Yah, lagipula semua itu sudah berlalu. Yang bisa kulakukan saat ini hanyalah bercerita kepadamu meskipun aku tidak tahu apakah kamu membaca semua omong kosong yang kutulis disini. Ada begitu banyak hal yang ingin kusampaikan padamu secara langsung, dan tentu saja pada akhirnya tidak bisa karena seperti yang sudah kamu duga, aku terlalu takut. Itulah kenapa aku memutuskan untuk menulis semuanya disini, segala hal yang tidak bisa aku katakan kepadamu karena sifat pengecutku itu. Jika saja aku lebih berani, mungkin saat ini aku masih bisa berbicara denganmu sesering dulu kamu dan aku berbagi cerita yang tiada habisnya. Aku ...

k a m u - 3

#3 Kamu tahu, bahwa selama apapun aku memendamnya, nyatanya rasa itu masih tetap ada. Perasaan bergejolak ketika mata kita bertemu. Perasaan hangat ketika mendengar tawamu dari jauh. Perasaan sesak di malam hari ketika hatiku begitu merindukanmu. Perasaan-perasaan itu masih ada dan tetap menetap disana. Termasuk rasa sakit ketika kamu yang kucintai   kian menjauh ketika tahu tentang perasaanku.   Jadi seperti ini   rasanya, Sakit karena cinta. Begitu pikirku waktu itu. Tapi bukannya berhenti, bodohnya aku karena perasaanku yang sudah terlanjur tertangkap basah, aku malah semakin gencar menunjukkan rasa sukaku itu. Aku selalu menunjukkannya tanpa ragu. Tanpa berpikir terlebih dahulu hingga mungkin kamu semakin risih dan semakin menjauh hingga tak terjangkau oleh hatiku. Dan lihat apa yang terjadi pada ku sekarang. Tidak ada yang tersisa untukku selain kenangan kenanganku akan kamu. Tidak ada lagi yang tersisa untukku selain perasaanku yang sudah memen...