Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

k a m u - 2

#2 Pernahkah aku katakan pada mereka bahwa tidak akan ada ‘kita’ di antara kamu dan aku. Bagaimana menjelaskannya ya. Sekarang aku sedang duduk di atas bangku, mendengarkan lagu bergenre ballad asal negeri ginseng sana. Bodohnya aku, aku duduk sendirian, menuliskan sesuatu yang berbau kamu, ditemani lagu yang cocok sekali untuk didengarkan oleh seorang yang patah hati. Aku tidak patah hati. Hati ku terjatuh dengan lembut padamu. Rasanya seperti terjatuh diatas marshmello yang siap menelanku kapan saja saking lembutnya. Aku mensyukuri apapun yang pernah terjadi di masa masa dahulu antara kamu dan aku. Meskipun sesuatu itu bukanlah sesuatu yang besar, tetap saja aku bersyukur. Aku berusaha berandai-andai jika dulu orangtuamu tidak memindahkan dirimu ke sekolah tempat ku menuntut ilmu, apa yang akan terjadi? Mungkinkah aku memiliki seseorang yang sudah menggandeng tanganku sekarang, atau mungkin aku malah mendamba-damba hati yang lain? Ya sudahlah. Nyatanya, sekarang ...