Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

k a m u - 1

#1 Kamu pernah bercerita tentang mimpi-mimpimu. Tentang cita-cita dan begitu banyak harapanmu.  Kamu pernah berkata bahwa aku satu-satunya pendengar setiamu. Seseorang yang katamu rela mendengarkan keluh kesahmu sepanjang waktu. Ya, meskipun aku tidak mau mengakuinya, kebenaran kata-katamu menohok hatiku. Waktu itu, di pagi hari disertai awan kelabu. Aku pertama kali bertemu kamu. Aku melihatmu di sana. Mata kita sempat bertaut saat itu. Sebentar. Hanya sebentar. Lalu kamu kembali sibuk dengan teman teman sebayamu. Entah apa yang kamu bicarakan saat itu, aku tidak tahu. Dan mungkin saat itu juga aku memang tidak ingin tahu. Tidak ada bagian dirimu yang dapat  menarik hatiku saat itu. setelah melihatmu, aku melengos pergi tanpa ada niat ingin menoleh padamu lagi. Tapi tidak, bukan benci yang kurasa saat itu atau mungkin perasaan apapun yang mungkin kau sangka-sangka dariku. Aku takut. Keberadaanmu membuatku takut. Aku baru saja terjatuh pada orang yang salah. Lal...